021-5578 2290, +62811990745, +6285107284335 apgemilang@gmail.com

Resin Untuk Floor Coating

Apakah yang dimaksud dengan resin untuk lapisan finishing lantai atau floor coating?

Resin untuk lapisan finishing lantai / floor coating yang banyak digunakan adalah resin epoxy. Banyak dari kita masih bingung untuk membedakan jenis dari resin yang terkandung dalam salah satu jenis cat yang biasa dipakai dalam pengerjaan pengecatan lantai.

Salah satu jenis cat untuk lantai yang paling sering kita jumpai adalah jenis cat epoxy lantai. Mengapa disebut cat epoxy lantai? Hal ini disebabkan karena cat tersebut mengandung resin jenis epoxy. Karena seringnya anggapan bahwa cat lantai itu pasti cat epoxy lantai, maka sering pula orang menyebut cat lantai yang telah terpasang pada permukaan lantai adalah cat epoxy lantai. Anggapan ini tidaklah selalu tepat, jadi tidak semua permukaan lantai yang telah mendapatkan lapisan cat yang mengkilap atau sedikit doff, permukaan cat yang keras, penampilan indah dan lainnya adalah pasti cat epoxy lantai.

Selain cat epoxy lantai banyak resin lain seperti resin polyurethane, resin methyl metakrilat (MMA), resin polyaspartic, resin polyester, resin vinyl ester dan yang lainnya.

Kondisi permukaan lantai yang akan dicat beserta keseluruhan kondisi ruangan di sekitarnya sangat berpengaruh pada pemilihan jenis resin yang akan digunakan. Hal ini semuanya dikembalikan pada sifat-sifat dan kelebihan serta kekurangan dari masing-masing jenis resin itu sendiri.

Berikut beberapa perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing jenis resin:

  •  Floor hardener / pengeras lantai beton

Floor hardener biasanya menggunakan resin atau bahan-bahan kimia seperti: natrium silikat, kalium silikat, silikat lithium, logam fluorosilikat. Setelah bahan-bahan pengeras ini digunakan, permukaan lantai beton biasanya akan menjadi mengkilap dan mungkin berwarna keabu-abuan hingga berwarna kecoklatan. Floor hardener ini digunakan sebagai pengganti sealer atau bahan pengisi pori-pori untuk beton baru maupun beton lama. Setelah aplikasi, produk-produk ini biasanya semakin lama akan menjadi lebih bagus / lebih kuat. Resin floor hardener tersebut sebenarnya akan mengkristal dalam beton dengan lebih cepat dengan cara menggosok lantai atau polishing beton. Seiring waktu berjalan, lantai ini akan terlihat lebih mengkilap dan sangat baik untuk daerah gudang di mana biaya adalah prioritas pertama, tetapi penampilan juga penting.

  • Resin MMA (Methyl Metakrilat)

Resin MMA adalah resin yang digunakan sebagai pelapis berbahan dasar acrylic yang dapat bereaksi atau curing dalam waktu yang relatif lebih cepat serta memiliki ketahanan yang baik terhadap asam lemah dan basa dan memiliki ketahanan pula terhadap pelarut atau thinner. Keuntungan memakai resin MMA adalah reaksi curing yang cepat, hal ini sangat berguna terutama pada area pengecatan yang memiliki suhu rendah. Pada suhu kamar, MMA memiliki waktu kerja 10 sampai 15 menit dan mencapai kering atau keras sempurna dalam waktu 1 sampai 2 jam. Resin MMA adalah resin dengan sistem dua komponen, di mana resin MMA dicampur dengan bubuk inisiator yang solid. Setelah pencampuran, proses curing / pengerasan resin MMA bisa terhambat oleh adanya oksigen di udara. Selain masalah udara atau oksigen tersebut perlu diperhatikan juga untuk area yang terlalu basah, kondisi ini akan mengganggu proses curing / pengerasan cat itu sendiri. Resin MMA memiliki intercoat adhesi (daya lekat antar cat) yang baik serta memiliki ketahanan yang bagus terhadap sinar ultraviolet. Resin MMA menghasilkan / melepaskan bau yang kuat dan mudah terbakar, sehingga sangat penting untuk mempersiapkan sirkulasi udara atau ventilasi yang baik pada area kerja. Pelapisan lantai dengan MMA resin bisa dikerjakan untuk luas minimal 1000 m2.

  • Resin EPOXY

Resin epoxy thermosetting adalah produk yang banyak dikenal oleh masyarakat umum dapat menghasilkan lapisan permukaan dan daya rekat pada permukaan lantai yang sangat baik, memiliki ketahanan gesek, ketahanan beban dan sifat-sifat mekanik bagus lainnya, serta memiliki ketahanan kimia yang bagus juga. Sistem epoxy resin terdiri dari resin epoksi dan hardener atau biasa juga disebut dengan pengeras atau katalis. Banyak produk epoxy juga mengandung aditif seperti pelarut organik, pengisi seperti fiberglass atau pasir, dan pigmen atau pewarna.

Ketika sistem resin epoxy bereaksi, akan terdapat satu molekul (monomer) dari bahan kimia resin epoxy dan bahan hardener bergabung membentuk rantai panjang molekul (polimer). Campuran tersebut akan menjadi polimer keras. Beberapa jenis resin epoxy dapat bereaksi dalam beberapa menit saja pada suhu kamar dan ada jenis resin epoxy lain memerlukan waktu tambahan untuk menjadi keras sempurna. Jenis karakteristik akhir dari resin epoxy yang telah mengeras sempurna apakah bersifat sangat keras atau fleksibel, tahan terhadap sinar matahari atau bahan kimia dan sifat lainnya akan sangat tergantung pada monomer resin epoxy, hardener, pelarut, dan pengisi lainnya yang akan ditambahkan ke dalam formulasi cat epoxy tersebut.

Dalam produk epoxy dua komponen, resin epoxy dan hardener dikemas secara terpisah dan harus dicampur bersama-sama sebelum digunakan. Masing-masing komponen yang terpisah tersebut masih dapat bersifat racun. Tetapi hasil dari polimerisasi resin epoxy yang telah mengeras sempurna tidak beracun.

  • Resin POLYURETHANE

Resin polyurethane, sering disebut sebagai cat PU, dibedakan dalam dua kelompok cat PU yaitu PU thermosetting dan PU termoplastik, di mana kedua jenis resin PU ini memiliki beberapa karakteristik dan ketahanan yang berbeda seperti ketahanan terhadap bahan kimia baik yang bersifat asam atau alkali encer. Resin polyurethane umumnya memiliki daya rekat atau adhesi yang cukup baik, memiliki ketahanan yang baik terhadap penyusutan dan mempunyai fleksibilitas yang tinggi. Resin polyurethane merupakan salah satu pelapis lantai yang populer. Beberapa sifat yang baik antara lain proses curing singkat, memiliki ketahanan abrasi / ketahanan gesek yang bagus dan memiliki ketahanan yang baik terhadap bahan kimia. Resin polyurethane memiliki ketahanan yang sangat bagus pada area yang banyak terdapat genangan air, area yang memiliki kelembaban tinggi, area yang memiliki perbedaan suhu yang ekstrim.

Cat dengan kandungan resin polyurethane ini akan menghasilkan lapisan cat lantai yang sempurna bila diaplikasikan pada permukaan lantai beton yang kering. Kondisi area permukaan lantai yang lembab akan menghambat proses pengerasan / proses curing dari sistem cat PU dua-komponen ini dan biasanya bisa menyebabkan cat tersebut akan mengelupas, hal ini disebabkan kondisi lembab yang ada akan bereaksi dengan resin Polyurethane dan akan menghasilkan gas karbon dioksida.

Jadi ada banyak pilihan resin yang bisa diaplikasikan ke permukaan lantai Anda sesuai dengan kebutuhan dan kondisi ruangan di mana permukaan lantai tersebut berada. Selain hal tersebut diatas biasanya adapula pertimbangan waktu yang tersedia untuk proses pengecatan lantai, nilai estetika yang diharapkan termasuk tekstur permukaan yang dibutuhkan untuk permukaan lantai supaya tidak licin dan mudah untuk dibersihkan.

Apabila Anda membutuhkan saran dan pilihan jenis resin yang sesuai dengan kebutuhan Anda, silahkan hubungi kami kontraktor / aplikator cat lantai untuk penjelasan lebih lanjut.