021-5578 2290, +62811990745, +6285107284335 apgemilang@gmail.com

Cara Kerja dan Sifat Epoxy Lantai

Cara kerja epoxy lantai dimulai proses pencampuran, lalu dilanjutkan dengan proses aplikasi mengikuti spesifikasi yang telah ditentukan.

Epoxy floor atau epoxy lantai adalah cat khusus yang terdiri dari 2 (dua) komponen bahan yaitu cat epoxy / resin dan hardener. Kedua komponen dicampur dalam perbandingan tertentu hingga merata dan diaplikasikan di atas beton atau keramik.

Setelah cat epoxy tersebut kering akan terbentuk lapisan (film) tipis yang memiliki beberapa sifat positif sebagai berikut:

  • Keras dan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap beban berat
  • Memiliki ketahanan kimia yang sangat bagus
  • Memiliki adhesi atau kemampuan untuk merekat yang sangat kuat
  • Memiliki ketahanan panas yang bagus
  • Kedap air
  • Memberikan keindahan pada lantai-lantai pabrik, rumah sakit, garasi dan lainnya dengan beragam warna sesuai selera dan permukaan yang rata tanpa ada sambungan, rapi, bersih serta mengkilap.
Epoxy lantai | Cat lantai Epoxy lantai | Cat lantai

Proses pencampuran Epoxy Floor atau Epoxy Lantai

Setelah part B atau hardener dicampurkan / dituang ke dalam part A atau cat epoxy dan diaduk, usahakan untuk selalu memindahkan atau menuang campuran tersebut ke dalam wadah atau ember yang lain. Hal ini sebaiknya dilakukan karena seringkali ada sebagian cat yang berada pada sudut-sudut ember tidak ikut tercampur dengan sempurna sehingga akan mengakibatkan sebagian cat tidak bisa bereaksi atau akan tetap lembek.

Selain itu untuk mempermudah pencampuran sebaiknya dibuat komposisi part A dan part B menggunakan satuan yang bulat atau sederhana seperti 4 : 1 atau 5 : 1.

Beberapa perusahaan cat memiliki perbandingan yang rumit, hal ini terpaksa dilakukan karena masing-masing perusahaan cat memiliki hasil percobaan yang berbeda dan memiliki kualitas produk yang berbeda-beda pula.

Pot Life dan Waktu Curing / Kering Sempurna Cat Epoxy 

Setelah dilakukan proses pencampuran part A dan part B, campuran tersebut harus segera diaplikasikan. Hal ini harus dilakukan karena campuran tersebut memiliki usia atau pot life tertentu, biasanya sekitar kurang lebih 1 jam. Setelah masa pot life itu habis maka campuran cat tersebut akan mengeras dan tidak bisa diaplikasikan lagi.

Sedangkan kondisi lapisan cat hasil dari aplikasi campuran part A dan part B di atas permukaan lantai atau keramik juga akan mengeras dalam kurun waktu sama sekitar 1 jam atau bahkan lebih cepat yang mungkin disebabkan oleh kondisi suhu ruangan dan lainnya. Tetapi untuk menghasilkan permukaan yang keras sempurna atau permukaan yang sudah layak untuk dioperasikan misalnya untuk bisa dilewati forklift dan lainnya, membutuhkan waktu sekitar 2 hari.

Dalam proses pengerjaan atau proses pengecatan biasanya dibutuhkan waktu sekitar 8 jam untuk tiap interval prosesnya / waktu pelapisan berikutnya, dimulai dari proses primer, body coat dan proses finishing.

Pada kondisi suhu ruangan yang terlalu tinggi, pot life dan waktu kering sempurna dari epoxy akan berubah pula menjadi lebih singkat, hal ini harus diperhatikan oleh para aplikator, karena kelambatan proses pengecatan akan mengakibatkan kerusakan atau kerugian.

Umumnya apabila suhu ruangan pada saat proses pengecatan dilakukan berkisar antara 10°C – 15°C maka epoxy akan menjadi makin kental dan sulit untuk diaplikasikan. Suhu optimal untuk melakukan proses pengecatan lantai ini adalah berkisar pada suhu sekitar 30°C.

Hasil permukaan epoxy floor atau epoxy lantai yang telah curing / kering sempurna dapat berfungsi secara optimal hingga suhu -18°C.

Epoxy lantai | Cat lantai Epoxy lantai | Cat lantai

Berapa ketebalan Epoxy Floor atau Epoxy Lantai yang sesuai?

Epoxy floor atau epoxy lantai yang terlalu tebal tidaklah baik dan terlalu tipis juga tidak berguna, hal ini juga tergantung dari kegunaan atau fungsi dari pengecatan tersebut.

Epoxy lantai atau epoxy flooring juga memiliki beberapa kegunaan, ada yang memiliki tugas yang berat dan ada pula yang memiliki kegunaan yang tidak terlalu berat. Untuk keperluan industri di mana lantai akan mendapatkan beban yang besar misalnya untuk dilewati forklift minimal dibutuhkan ketebalan sekitar 1500 µ (micron) atau sekitar 1,5 mm. Untuk memenuhi kebutuhan ini biasanya dipergunakan cat epoxy self leveling. Cat jenis epoxy self leveling ini umumnya memiliki ketebalan lapisan atau film minimal 0,8-1 milimeter atau 800-1000 µ.

Untuk pengecatan di atas keramik membutuhkan tebal epoxy minimal 2000 µ.

Sedangkan untuk cat epoxy biasa untuk dinding / tembok membutuhkan ketebalan berkisar 0,3 mm / 300 µ – 0,5 mm / 500 µ dan biasanya diaplikasikan dengan menggunakan roll cat biasa.

Masalah ketebalan Epoxy Floor atau Epoxy Lantai perlu diperhatikan karena berhubungan dengan harga.

Beberapa perusahaan aplikator yang memberikan harga murah biasanya melakukan proses sebagai berikut:

Mereka menggunakan cat epoxy kualitas rendah dan mengisi atau menambahkan filler atau bahan pengisi yang murah. Akibatnya, lapisan akan menjadi lebih tebal tetapi mereka tidak memperhatikan kemampuan resin atau cat dalam mengikat filler atau bahan pengisi tersebut. Dengan semakin banyaknya filler maka kemampuan daya rekat atau adhesi dari resin akan semakin rendah / buruk, akibatnya lapisan cat tersebut akan mudah rusak dan terkelupas.

Beberapa masalah yang sering timbul pada Epoxy Floor atau Epoxy Lantai 

  • Lapisan Epoxy yang menguning / yellowing dan berkapur / chalking

Epoxy memiliki kelemahan pada ketahanannya terhadap sinar matahari. Apabila epoxy floor atau epoxy lantai terpapar langsung kepada sinar matahari warnanya akan menguning, terkadang bisa terjadi chalking (mengeluarkan bubuk / powder) dan bisa dipastikan gloss pada permukaan akan hilang.

Kondisi Yellowing atau menguning ini akan sangat mengganggu terutama pada cat lantai yang berwarna gelap dan mengandung banyak warna kuning (seperti hijau).

Untuk mengatasi masalah tersebut di atas epoxy floor atau epoxy lantai harus dilapisi lagi dengan cat Poly Urethanes, terutama apabila keseragaman warna sangat diharapkan oleh konsumen.

  • Tidak dapat melekat pada permukaan galvanis

Cat epoxy dan beberapa cat jenis lain tidak dapat melekat secara langsung ke permukaan galvanis. Galvanis sendiri merupakan lapisan pelindung, yang bekerja dengan membentuk lapisan pelindung sendiri. Cat epoxy yang diaplikasikan pada permukaan galvanis akan segera lepas atau copot. Apabila permukaan galvanis harus dilapisi dengan cat epoxy, pastikan untuk menggunakan cat dasar / primer yang tepat. Aluminium dan beberapa permukaan logam lain yang akan dilapisi epoxy kadang-kadang mengalami kesulitan yang sama juga.

  • Lubang kecil pada permukaan cat

Seringkali terjadi cacat pada hasil aplikasi epoxy floor atau epoxy lantai berupa lubang-lubang kecil dan tidak merata. Hal ini seringkali disebabkan oleh adanya kontaminan-kontaminan seperti silicon, lilin atau minyak. Kontaminan-kontaminan itu menyebabkan turunnya tegangan permukaan pada cat epoxy tersebut. Untuk mengatasi hal ini, terdapat beberapa aditif atau bahan tambahan yang bisa membantu mengurangi tegangan permukaan tersebut. Problem ini harus diperhatikan dengan seksama, karena beberapa aplikator mengatasi masalah ini dengan menambahkan ketebalan catuntuk menutupi lubang kecil tersebut tetapi jangan lupa kontaminan yang ada tersebut membuat cat epoxy tidak dapat terikat dengan sempurna pada permukaan lantai dan di kemudian hari cat epoxy yang tebal tersebut akan ikut terkelupas.

Silahkan hubungi kami untuk cara kerja epoxy lantai lebih lanjut di 021-55782290 atau email apgemilang@gmail.com.